Pengertian Masyarakat Multikultural

Tahukah anda apa yang disebut Masyarakat Multikultural??? Bila anda belum juga mengerti anda pas sekali berkunjung ke situs ini. Karna pada saat ini kamijuga akan membahas mengenai pengertian Masyarakat Multikultural, ciri Masyarakat Multikultural, serta karakter Masyarakat Multikultural, serta aspek penyebabnya Masyarakat Multikultural beserta contohnya. Oleh karenanya mari simak penjelasan yang ada berikut ini.

Pengertian Masyarakat Multikultural


Dalam satu masyarakat pastinya akan mendapatkan banyak golongan masyarakat yang memiliki karakter tidak sama. Ketidaksamaan-perbedaan karakter itu sehubungan dengan tingkat diferensiasi serta stratifikasi sosial. Masyarakat seperti ini dikatakan sebagai masyarakat multikultural.

Masyarakat Multikultural disusun atas tiga kata, yaitu Masyarakat, Multi, serta Kultural. “Masyarakat” berarti yakni jadi satu kesatuan hidup manusia yang berhubungan menurut system kebiasaan istiadat spesifik yang berbentuk terus-terusan serta terikat oleh rasa toleransi dengan, “Multi” bermakna banyak atau beranekaragam, serta “Kultural” bermakna Budaya. Jadi, dapat diambil kesimpulan kalau masyarakat multikultural adalah satu masyarakat yang terdiri atas banyak susunan kebudayaan. Hal itu dikarenakan banyak suku bangsa yang memiliki susunan budaya sendiri yang berlainan dengan budaya suku bangsa yang lain.

Multikultural dapat juga disimpulkan sebagai keragaman atau ketidaksamaan pada satu kebudayaan dengan kebudayaan yang beda. Hingga masyarakat multikultural dapat disimpulkan jadi sekumpulan manusia yang tinggal serta hidup tinggal di satu tempat yang memiliki kebudayaan serta keunikan sendiri yang dapat membedakan pada satu masyarakat dengan masyarakat yang beda. Tiap-tiap masyarakat juga akan hasilkan kebudayaannya masing-masing yang bakal menjadi keunikan untuk masyarakat tersebut .

Ciri-Ciri Masyarakat Multikultural
-Mempunyai susunan budaya lebih dari satu
-nilai2 dasar yang merupakan perjanjian dengan susah berkembang.
-seringkali berlangsung perseteruan2 sosial yang berbau SARA.
-susunan sosialnya lebih sifatnya nonkomplementer.
-sistem integrasi yg berlangsung berjalan dengan lambat.
-seringkali berlangsung dominasi ekonomi, politik, serta sosial budaya.

Karakter Masyarakat Multikultural

Pierre L. Va den Berghe seseorang sosiolog terpenting menerangkan karakter masyarakat multikultural serta memprediksikan akibatnya karena kehidupan setiap harinya sebagaimana berikut.

Berlangsung segmentasi kedalam grup sub budaya yang sama-sama berlainan (Primordial). Masyarakat multikultural yang tersegmentasi dalam grup sub budaya saling berlainan yaitu masyarakat yang terbagi-bagi dalam beberapa grup kecil berdasar pada ras, suku, agama semasing serta dalam pergaulan terpisahkan karna individu lebih memilih berhubungan dengan orang satu suku, ras, atau agamanya saja. Dalam artian lain, masyarakat multikultural tampak hidup dengan walau berlainan ras, agama, serta etnis (tersegmentasi), walau demikian dalam kesehariannya mereka seringkali menentukan bersahabat atau bergaul dengan beberapa orang datang dari daerah mereka saja karna dipandang lebih gampang berkomunikasi, mempunyai ikatan batin yang sama, serta mempunyai banyak persamaan.

Memiliki susunan yang terdiri kedalam instansi non komplementer. Dalam masyarakat multikultural bukan sekedar memiliki instansi resmi yang perlu ditaati, namun mereka juga memiliki instansi informal (nonkomplementer) yang perlu ditaati. Dengan kata lain, mereka lebih patuh serta hormat pada instansi nonkomplementer itu karna di pimpin oleh tokoh kebiasaan yang dengan emosional lebih dekat.

Kurang meningkatkan konsensus diantara anggota pada nilai yang berbentuk basic. Masyarakat multikultural dengan berbagai ragam ras, etnik, serta agama mengakibatkan ketidaksamaan persepsi, pengalaman, rutinitas, serta pengetahuan juga akan mengakibatkan sulitnya memperoleh perjanjian pada nilai ataupun norma sebagai basic pijakan mereka. Secara singkat, masyarakat ini susah menjadikan satu pendapat karna sebagian ketidaksamaan yang mereka pegang.

Dengan relatif integrasi sosial tumbuh diatas paksaan serta sama-sama bergantung dengan ekonomi. Dengan beragam ketidaksamaan, masyarakat multikultural sulit memperoleh perjanjian dalam beragam hal. Dengan itulah, untuk menyatukannya mesti ada pemaksaan untuk tercapainya integrasi sosial. Diluar itu, masyarakat ini sama-sama bergantung dengan ekonomi disebabkan oleh kedekatannya cuma dengan beberapa grup mereka saja.

Ada dominasi politik satu grup atas grup beda Masyarakat multikultural memiliki beberapa grup tidak sama dengan ekonomi serta politik. Tidak dapat disangkal akan ada grup yang menguasai politik serta dengan sendirinya grup itu umumnya memaksakan kebijakan politiknya untuk keuntungan kelompoknya sendiri.

itulah penjelasan mengenai Masyarakat Multikultural, Mudah-mudahan artikelyang dibahas di atas berguna untuk pembaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

72 − = 66